Gaya Hidup

3 Macam Cara Pembuatan Motif Batik

Batik Solo merupakan produsen yang menjual berbagai macam batik, batik seperti yang banyak diketahui oleh masyarakat bahwa untuk membuat dan menghasilkan motif batik tidak hanya batik tulis tetapi juga ada batik cetak dan batik celup. Jika batik tulis sudah sangat popular ditelinga Anda, maka batik cetak dan celup ini pastinya Anda sudah pernah mendengarnya tetapi belum terlalu sering. Nah sekarang akan saya beritahu mengenai batik cetak dan celup. Dari namanya saja Anda pasti sudah bisa menebak mengenai batik cetak ini, iya untuk jenis motif cetak ini proses pembuatannya adalah dengan menggunakan mesin yang sudah didesain khusus dengan motif batik, menggunakan mesin tentu saja tidak hanya mampu memproduksi satu buah saja tetapi bisa sampai ratusan bahkan beribu-ribu.

Perbedaan Kualitas Batik Dengan Motif Cetak dan Celup

Dengan bantuan mesin tentu saja tidak terlalu membutuhkan sumber daya manusia, dan dengan bantuan mesin pula Anda bisa menyelesaikan permintaan atau penyetokan barang dengan motif batik cetak secara tepat waktu dan cepat. Karena jika menggunakan mesin Anda hanya perlu memencet tombolnya untuk menstel sesuai dengan banyaknya motif yang diinginkan.

Sedangkan untuk batik Solo celup, masih perlu membutuhkan sumber daya manusia karena untuk motif satu ini Anda harus mengikat bagian-bagian kain dengan menggunakan karet dan membentuknya bulat seperti halnya membuat bakso, kemudian kain yang akan dibuat motif tersebut dicelupkan atau direndam dengan warna yang diinginkan. Kemudian setelah selesai Anda menjemurnya di bawah sinar matahari.

Untuk proses penjemuran ini tidak menentu karena bisa saja cuaca berubah-ubah apalagi jika musim penghujan tiba jika musim tersebut tiba maka akan lebih lama proses pembuatan batik celup ini. Untuk batik celup ini identik dengan bentuk bulat-bulat karena bekas ikatan yang bulat seperti bakso yang saya jelaskan sebelumnya. Untuk harganya biasanya juga lebih terjangkau dibandingkan dengan Batik solo tulis, tetapi juga harganya diatas batik cetak. Urutan harga nomor 1 adalah batik tulis, kemudian batik celup, dan selanjutnya batik cetak.