Gaya Hidup

Kurangi Racun Dalam Tubuh

Di dalam tubuh kita terkandung berbagai macam senyawa yang dihasilkan dari asupan-asupan yang kita konsumsi. Tidak hanya gizi dari nutrisi yang terdapat pada makanan sehat, tubuh kita pun terdiri dari berbagai macam racun atau toxic. Racun dalam tubuh bisa dihasilkan dari berbagai macam asupan dan zat yang masuk ke dalam tubuh kita. Sebenarnya racun biasa dikonsumsi sehari-hari oleh orang-orang dari makanan yang tidak sehat. Racun juga biasa dihirup dari polusi dan asap rokok.

Toksin Yang Berasal Pada Zat Kimia Makanan

Alangkah baiknya jika mengurangi intensitas masuknya toksin ke dalam tubuh kita. Karena memang pada dasarnya toksin adalah senyawa yang dapat mengganggu kesehatan tubuh kita. Jadi mari kita hidup dengan kandungan toksin yang mendominasi tubuh kita. Ada beberapa hal yang harus kita ketahui tentang toksin ini. Toksin yang terkandung pada asupan makanan biasnya adalah toksin yang tidak terlalu berbahaya jika dikonsumsi biasa saja, tetapi akan berbahaya jika dikonsumsi dalam porsi yang banyak. Racun atau toksin pada makanan bisa berupa zat kimia yang terkandung pada makanan atau masakan tersebut. Zat kimia biasanya banyak terkandung pada jajanan yang dikemas dengan plastik. Dalam satu bungkus snack biasanya terkandung tentunya bahan penyedap atau yang lebih dikenal dengan MSG (monosodium glutamat). Dari istilah namanya kita mengetahui bahwa MSG terdari sodium atau garam, senyawa ini sangat bisa menambah kelezatan makanan. Tak heran jika banyak produsen makanan menggunakan ini sebagai bumbu penyedap makanannya. Bahan penyedap ini ternyata tidak boleh banyak-banyak dikonsumsi oleh tubuh. Walaupun sebenarnya tubuh kita membutuhkan sodium atau garam pada tingkat tertentu, tapi tidak boleh sampai kebanyakan. Sisa sodium dalam tubuh akan menjadi racun yang membahayakan kesehatan tubuh kita

Selain kandungan bahan penyedap, masih terdapat lagi racun dalam snack kemasan. Kandungan tersebut adalah zat pewarna dan zat pengawet. Untuk menarik para konsumen snack, perusahaan snack menggunakan zat pewarna agar produk makanannya terlihat menarik. Sementara zat pengawet digunakan agar produk makanan dapat bertahan lama hingga beberapa bulan atau tahun.