Ekonomi

Peta Dan Kartografi

Peta dapat memberikan rincian mengenai lokasi geografis, karakteristik fisik, profil iklim, struktur vegetatif, flora dan fauna, struktur tanah, garis lintang dan garis bujur, dan sebagainya. Selama bertahun-tahun, peta, yang biasa dibeli di tempat jual peta, biasanya digunakan di sekolah dan perguruan tinggi, kantor dan di rumah-rumah untuk tujuan pendidikan atau referensi. Peta-peta ini dulunya menggunakan format dua dimensi yang dicetak dengan kertas. Sekarang peta tiga dimensi, interaktif, atau dinamis mewakili informasi yang lebih akurat dan terbaru. Bahkan dengan kemajuan teknologi, sekarang sudah ada peta digital, yang data-datanya diambil secara langsung dan simultan. Apapun jenis petanya, pembuatan peta tak akan lepas dari kartografi.

Apa Itu Kartografi

Seni dan ilmu pembuatan peta disebut kartografi. Peta dibuat untuk merepresentasikan berbagai aspek, seperti aspek politik, geografis, dan lain sebagainya. Sebagian besar peta digambar dalam skala, misalnya 1: 10.000, yang berarti bahwa satu unit pengukuran di peta mewakili 10.000 unit di darat. Peta yang menggambarkan area tanah disebut ‘peta politik’ atau ‘peta fisik’. Peta-peta politik yang juga bisa ditemukan di tempat jual peta menunjukkan batas-batas tanah atau orang-orang yang tinggal di perbatasan antara negara bagian dan provinsi, katakanlah antara India dan Cina atau Maharashtra dan Gujarat. Peta fisik menggambarkan fitur geografis seperti struktur medan, gunung, gurun, dataran tinggi, sungai, lahan yang digunakan, dan sebagainya.

Kartografer menggunakan sistem yang disebut proyeksi untuk menggambarkan data tiga dimensi dari permukaan Bumi ke bentuk dua dimensi dalam representasi peta. ‘Proyeksi Mercator’ atau yang disebut the Mercator Projection adalah proyeksi paling populer untuk peta dunia. Di dunia aeronautika, mereka menggunakan proyeksi kerucut. Dengan kemajuan pesat dalam teknologi informasi, kartografi telah mencapai kecanggihan yang lebih besar. Sistem Informasi Geografis telah membuatnya lebih ilmiah, akurat dan adaptif terhadap fluktuasi di berbagai bidang. Pelabelan adalah sistem untuk menentukan fitur geografis seperti kota, danau, sungai, dan lain sebagainya di peta yang bisa dibeli di tempat jual peta. Untuk kartografi, pelabelan sulit dilakukan dengan peningkatan kerapatan.